Headline, Tak Berkategori

WNA Observasi Corona, Ini Keterangan Lengkap Dirut RSUD M Yunus

Direktur RSUD M Yunus (Sumber foto: website RSUD M Yunus)

 

BETVNEWS – Seorang pria warga negara asing asal Ghoangzou Cina yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD M Yunus lantaran menjalani observasi corona, dibawa ke IGD RSUD M Yunus Bengkulu sejak Rabu (12/02) sore sekitar pukul 16.30 wib.

Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zulkimaulub Ritonga, yang bersangkutan mengalami demam dan batuk sejak Rabu pagi, dan beranjak siang hari demam dan batuknya semakin parah. Sehingga ketika sampai di IGD langsung dirawat sesuai prosedur.

“Kita terima di IGD sekitar setengah 5, kita secara alur prosedur berdasarkan panduan dari Kemenkes kalau baru pulang dari luar masuk masa inkubasi dengan gejala yang demam dan batuk, itu masuknya di kriteria observasi, dan langsung diisolasi sesuai prosedur,” jelasnya.

Ia menegaskan, yang bersangkutan masih berstatus observasi dan belum masuk kriteria suspect, pasalnya belum memenuhi salah satu unsur yakni sesak nafas.

“Sudah kita terapi dan kita kasih obat, yang bersangkutan masih observasi corona bukan suspect, kalau suspect itu kalau dia sudah ada gejala sesak nafas dan tanda-tanda pneumonia (peradangan di kantong udara paru-paru akibat infeksi bakteri/virus-red) berdasarkan thorax foto, dan saat ini belum ada gejala kesana,” tambahnya.

Namun jika dalam beberapa hari kemudian gejala tersebut masuk ke ranah sana, maka baru bisa dikatakan suspect corona.

“Kalau besok lusa dia masuk kesana baru namanya suspect,” tandasnya.

(Yudha Gondrong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *