Headline, Kota Bengkulu, Pemerintahan

Rakornas MPK PP Muhammadiyah 2020 Hasilkan 5 Point Bengkulu Message

BETVNEWS – Rapat koordinasi nasional Majelis Pendidikan Kader atau MPK PP Muhammadiyah 2020, yang di gelar di Bengkulu pada tanggal 6 hingga 9 Februari 2020, di Asrama Haji Bengkulu, telah usai.

Rakornas yang di pusatkan di Bengkulu ini membahas mengenai regenerasi perkaderan muhammadiyah, di hadiri oleh 30 Provinsi se-Indonesia. Dalam rakornas tersebut, tercetus Bengkulu Message, yakni 5 Risalah Pembaruan Perkaderan Muhammadiyah.

Bengkulu message tersebut di sampaikan langsung oleh Ketua MPK PP Muhammadiyah Dr. H. Ari Ansori, M.Ag pada press konference bersama insan pers, di Rumah Makan Ayam Bekakak, Minggu (9/02) sore.

“Dari rakornas tersebut ada 5 risalah yang di peroleh. Dan harapannya dapat menjadi acuan pembaruan perkaderan Muhammdiyah seluruh Indonesia, tutupnya.”

Berikut Bengkulu Message, Risalah Pembaruan Perkaderan Muhammadiyah :

1.Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah menjadi keniscayaan, Muhammadiyah perlu menyiapkan sistem dan sumberdaya agar tetap terdepan menjadi gerakan pembaruan.

2.Kesiapan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang merdeka dan beradab dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai al-Quran dan as-Sunnah aI-Maqbullah dalam rangka mengantarkan kader menjadi insan kamil, khaira ummah, menuju masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

3. Peningkatan budaya perkaderan dimulai dari perkaderan keluarga sebagai embrio sekaligus basis, dilanjutkan dengan perkaderan organisasi otonom, perkaderan di Amal Usaha Muhammadiyah, dan perkaderan Muhammadiyah. Model perkaderan itu perlu mendapat sambutan dan dukungan dari seluruh level dan jejaring Persyarikatan.

4. Pimpinan Muhammadiyah terpilih dalam setiap jenjang permusyawaratan hendaknya adalah mereka yang memiliki komitmen dalam mengawal gerakan kaderisasi. Hal ini dikarenakan, perkaderan ada|ah inti organisasi, sehingga setiap level kepemimpinan perlu diisi oleh kader yang memiliki visi dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar, membangun, dan membesarkan Muhammadiyah.

5. Muhammadiyah adalah harakah washatiyyah yang berkemajuan bercirikan, i’tidal, tawazun, tasamuh, syura, islah, qudwah, dan muwathonah. Dengan demikian, Muhammadiyah dapat meningkatkan peran dan kontribusi dalam ranah kebangsaan, kemanusiaan universal sebagai wujud kosmopolitanisme Islam.

(ria)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *