Muko-muko

Gara-gara Status Facebook, Wali Murid Siswa SMAN 1 Mukomuko Minta Maaf

BETVNEWS – Selasa malam (9/10) pengguna media sosial khususnya facebook kabupaten Mukomuko dihebohkan dengan postingan salah satu wali murid SMA Negeri 1 Mukomuko, yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam statusnya ia memposting tulisan yang isinya memojokkan pihak sekolah.

“Nauzubillah uang kas Rp 15.000 terlambat bayar, siswa SMA-N 01 kab Mukomuko provinsi Bengkulu tidak mendapat nomor ujian,” bunyi Postingan ASN inisial DGH tersebut. Status ini kemudian ramai menuai tanggapan di kolom komentar.

Namun saat dikonfirmasi, Ampera, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Negeri 1 Mukomuko, menjelaskan kasus yang sempat membuat heboh tersebut sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Tadi pagi pihak yang membuat status di Facebook kemarin sudah datang ke sekolah dengan mengakui bahwa dirinya khilaf telah menuliskan status tersebut, dan meminta maaf kepada pihak sekolah. Ini dibuktikan dengan membuat surat  pernyataan di atas materai. Dengan itu juga ditegaskan bahwa tidak ada pungli di SMA Negeri 1 Mukomuko seperti yang ditulis salah seorang wali murid itu,” jelas Ampera

Diakuinya status yang dibuat oleh salah seorang wali murid ini sempat membuat heboh keluarga besar SMA Negeri 1 Mukomuko. Padahal kejadian sebenarnya pada hari tersebut anak DGH tidak membawa bukti pembayaran uang komite sehingga belum diberikan nomor. Sedangkan uang 15 ribu rupiah yang dimaksud ialah uang yang disepakati semua siswa di kelas anak DGH untuk mengecat kelas mereka.

“Kejadian semalam kita berharap jangan sampai terulang lagi karena sangat besar pengaruhnya terhadap sekolah,serta masyarakat di kabupaten Mukomuko. Juga pada wali murid kita juga mengharapkan bila ada permasalahan silahkan konfirmasi ke sekolah agar tidak terjadi simpang siur berita seperti yang telah terjadi,” tutup Ampera.

Setelah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah, status di akun DGH diketahui sudah dihapus. Pemilik akun pun sudah memposting permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan dari postingannya sebelumnya.

(Jemiand)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *