Seluma

DPRD Seluma Tunggu Draf KUA-PPAS

BETVNEWS – Memasuki bulan Mei tahun 2019, DPRD Seluma belum menerima Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), padahal berdasarkan waktunya pada bulan Juni mendatang sudah akan dimulai pembahasan RAPBD-P. Menurut Okti Fitriani, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seluma, pihaknya masih menunggu usulan draf KUA PPAS tersebut dari Pemerintah Kabupaten Seluma, sehingga pihaknya akan melaksanakan pembahasan terkait RAPBD P.

“Seharusnya memang sudah diserahkan kepada kita, karena memang pada bulan Juni sudah harus kita laksanakan pembahasan,” ungkap Okti Fitriani, Senin (13/05).

Dalam pembahasan RAPBD-P tersebut, akan diupayakan untuk prioritas utama yang dianggap sangat penting, sehingga akan bermanfaat untuk masyarakat  Kabupaten Seluma. RAPBD tersebut tidak akan merubah anggaran infrastruktur, karena memang untuk infrastruktur telah dibahas dan dimatangkan pada saat pembahasan APBD awal, sehingga tidak perlu diganggu gugat lagi.

“Nanti kita akan coba melihat dan menggeser beberapa anggaran yang dianggap tidak terlalu penting, sehingga bisa lebih bermanfaat,” lanjut Okti.

Sekda Siap Sampaikan Draf KUA PPAS

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma Irihadi mengatakan bahwa setelah seluruh Kepala Daerah sudah pulang dari dinas luar, maka dirinya akan meminta untuk segera menyusun draf tersebut, untuk secepatnya diserahkan kepada DPRD Seluma.

“Nanti kita akan minta Kepala OPD untuk segera menyusun drafnya, dan secepatnya akan kita serahkan kepada pihak Dewan,” sampai Irihadi.

Dirinya berharap dalam APBD P nantinya, akan menghasilkan kesepakatan yang dapat memajukan Kabupaten Seluma, termasuk dengan proyek-proyek yang bersifat penunjukan langsung, jika diperlukan juga bisa dilakukan perubahan.

“Jadi nanti bisa saja setiap proyek yang sifatnya penunjukan langsung, bisa dilakukan pergeseran sesuai dengan apa yang dibutuhkan,” tutupnya.

(Wizon Paidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *