Pemerintahan, Seluma

Bupati Gusnan Perjuangkan GTK Menjadi ASN

BETVNEWS – Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi menghadiri rapat  bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi X DPR RI perihal pengangkatan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/03) kemarin.

Panitia kerja ini bertujuan untuk mengakomodir jumlah tenaga guru honorer yang menumpuk namun belum diangkat menjadi ASN.

“Benar, baru saja kami rapat bersama panitia kerja (Panja) Pengangkatan GTK honorer menjadi ASN”. Ujar Gusnan saat dihubungi melalui pesan whatsapp

Bupati Gusnan menyampaikan bahwa saat ini belum ada sosialisasi dan pemberitahuan tertulis dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah mengenai skema penganggaran untuk membiayai gaji dan tunjangan ASN yang diangkat melalui program satu juta PPPK.

Terkait hal tersebut maka ada beberapa kesepakatan pada saat tersebut agar para honorer terutama tenaga kependidikan dapat diangkat menjadi ASN dengan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Adapun butir kesepakatan tersebut diantaranya:

  1. Panja PGTKH-ASN Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk memberikan sosialisasi dan pemberitahuan secara tertulis yang disampaikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah terkait dengan skema penganggaran untuk membiayai gaji dan tunjangan ASN yang diangkat melalui program satu juta PPPK.
  2. Panja PGTKH-ASN Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk merubah regulasi supaya skema penganggaran dalam seleksi PPPK menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
  3. Panja PGTKH-ASN Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk membuka formasi dalam seleksi PPPK tahun 2021 bagi guru agama, guru olahraga, guru kesenian, guru muatan lokal, dan guru sekolah inklusi serta tenaga kependidikan.
  4. Panja PGTKH-ASN Komisi X DPR RI mendesak pemerintah untuk memperpanjang waktu pendaftaran atau pembukaan program pengangkatan PPPK tahun 2021.

Dalam rapat kerja tersebut dihadiri enam dari daerah lain yakni Kabupaten Cianjur, Banyumas, Pasuruan, Kukar, Landak dan Bengkulu Selatan. Khusus Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan satu-satunya kabupaten se-Sumatera yang diundang karena dinilai paling getol memperjuangkan nasib serta kesejahteraan GTK honorer untuk menjadi ASN.

(Awan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *