Kota Bengkulu, Pemerintahan

Berikut Akhir Polemik Pengembalian Hadiah Lomba di Tabut

Para pemenang mengambil hadiah yang sempat mereka kembalikan

BETVNEWS – Perseteruan para pemenang lomba dalam festival tabut dengan pihak dikbud yang terjadi beberapa hari yang lalu terkait besaran hadiah yang diterima para pemenang dianggap lebih kecil dibandingkan tahun lalu akhirnya meredam.

Meredamnya perseteruan ini lantaran para pemenang khususnya pemenang lomba telong-telong kini telah bersedia menerima trophy dan hadiah dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu setelah mendengarkan penjelasan langsung dari kepala bidang Kebudayaan dikbud Kota Bengkulu, Martina Nengsih.

Martina pun mengaku telah menungkapkan kepada para pemenang lomba bahwa jumlah perlombaan yang menjadi tanggung jawab mereka bertambah dibanding tahun sebelumnya yakni menjadi 4 perlombaan, yang sebelumnya hanya 3 perlombaan.

“Alhamdulillah mereka mau menerima hadiahnya, tadi saya jelaskan ke mereka kalau perlombaan yang jadi tanggung jawab kami tahun ini bertambah, tahun sebelumnya hanya lomba tari, ikan-ikan dan telong-telong, tapi tahun ini bertambah ada musik dol juga,” papar Martina.

Martina pun menambahkan bahwa tahun lalu perlombaan musik dol memang juga digelar, namun hadiahnya tidak berasal dari dana perlombaan yang totalnya berjumlah Rp 80 juta.

“Tahun lalu perlombaan musik dol tidak masuk di dana Rp 80 juta itu, tapi tahun ini hadiahnya masuk kesitu,” tandas Martina.

Sementara itu, pemenang kedua dalam perlombaan telong-telong, Mulyanto mengaku terpaksa menerima hadiah yang diberikan pihak dikbud ini lantaran sudah terdesak hutang untuk membuat telong-telong tempo hari, dan ia pun mengaku ikhlas dan menerima penjelasan dari pihak dikbud.

“Mendengar penjelasan kabid tadi kami terima, lagian kami terpaksa terima hadiahnya karena sudah terdesak hutang,” ujar Mulyanto.

(Yudha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *