Bengkulu Utara, Pemerintahan

Belasan Orang Protes Pembangunan Gapura Bengkulu Utara – Lebong

Tampak spanduk yang dipasang sebagai bentuk protes

BETVNEWS – Perbatasan kabupaten Bengkulu Utara dengan kabupaten Lebong sabtu (30/17) pagi didatangi sekitar 15 orang warga Lebong yang dipimpin oleh Fery selaku ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bela Tanah Adat (Geberta) kabupaten Lebong. Mereka memprotes dan meminta penghentian pembangunan gapura di perbatasan yang saat ini dilakukan pemerintah kabupaten Bengkulu Utara.

Aliansi dan warga ini bahkan berencana melakukan aksi unjuk rasa ke kantor gubernur Bengkulu pada 3 oktober nanti. Mereka menutut pihak pemerintah provinsi untuk menyelesaikan sengketa tapal batas tersebut secepatnya.

“Kami minta tidak ada pembangunan gapura sebelum masalah sengketa perbatasan ini benar-benar tuntas” Ujar salah seorang peserta aksi.

Sementara sekitar pukul 11.30 WIB massa akhirnya membubarkan diri. Kendati demikian personil Sat Intelkam, Sat Sabhara dan Polsek Giri Mulya masih berjaga di lokasi perbatasan, hingga situasi benar-benar aman dan tertib.

(Joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *